PENGUMPANAN RAYAP (Termite Baiting)

PENGUMPANAN RAYAP (Termite Baiting)

Apa itu pengumpanan rayap (termite baiting)?

Sebelum membahas mengenai pengumpanan rayap (termite baiting) dalam pengendalian rayap, ada baiknya kita mengulas mengenai biologi dan perilaku rayap itu sendiri, karena pengendalian yang efektif didasari pemahaman yang baik terhadap biologi dan perilaku hama sasaran.  Seperti apa biologi dan perilaku rayap? Rayap merupakan serangga sosial, hidup dalam koloni dan memiliki pembagian kerja dan fungsi (atau yang dinamakan kasta: reproduktif, pekerja dan prajurit).

Pembagian kasta pada rayap, membuat serangga buta ini, bekerja secara efektif, efisien, terkontrol dan sistematis dengan ratu (kasta reproduktif primer) sebagai “panglima”nya. Berbeda dengan semut, dalam satu koloni rayap terdiri dari satu ekor ratu, ratu inilah yang bertanggung jawab terhadap koloni semasa hidupnya.

        Apa Tugas Ratu Rayap (Kasta Reproduktif Primer)?

  • Reproduksi, menghasilkan telur sepanjang hidupnya, mengatur koloni (komposisi, keberlangsungan dsb).                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Kasta Reproduktif Suplementer (sekunder)
  • Pembentukan koloni baru jika ratu mati.                                                                                                                                                                               Kasta Prajurit
  • Melindungi koloni, fungsi pertahanan                                                                                                                                                                               Kasta Pekerja (worker)
  • Tidak bersayap, secara sexual tidak matang,buta
  • Bertugas memelihara sarang, koloni dan anggotanya, groomung dan membersihkan kasta lain, membuat tunnel dan mencari makan
  • Rayap tingkat rendah memiliki prozoa dalam ususnya
  • Rayap tingkat tinggi hanya memiliki bakteri saja dalam tubuhnya.

Mengapa harus pengumpanan rayap (termite baiting)?

Pengumpanan rayap (termite baiting) dapat mengeliminasi koloni rayap, dimana prosesnya adalah umpan rayap yang mengandung Chitin Synthesis Inhibitor (penghambat sistesa kitin yang merupakan zat yang berpengaruh dalam ganti kulit serangga/rayap, dalam hal ini chitin merupakan bahan pembentukan exoskeleton) dari bahan aktif, hexaflumuron atau bistrifluron dipasang atau diinstal pada liang kembara (tunnel) agar umpan tersebut dimakan oleh kasta pekerja rayap.  Umpan akan bekerja  menghambat sistesa chitin pada nimfa rayap pekerja, sehingga nimfa pekerja tidak dapat berganti kulit dan akhirnya mati, dengan matinya seluruh rayap kasta pekerja, maka kasta lainnya tidak dapat transfer makanan, sehingga ratu dan anggota koloni lainnya mati karena kelaparan.

Bagaimana cara pengumpanan rayap (termite baiting) yang benar?

  • Memastikan bahwa rayap dari jenis Coptotermes sp, karena kasta pekerja pada jenis rayap ini, merupakan nimfa yang masih aktif melakukan ganti kulit.
  • Tempat diletakkan umpan merupakan jalur aktif rayap, dan tidak pernah ditreatment/dispraying bahan kimia/tidak residu pestisida.
  • Umpan tidak terkena kontaminan (asap rokok, chemical, dll)
  • Personal Hygiene dari operator (authorize installer).
  • Melakukan monitoring yang rutin hingga terjadi eliminasi.
Umpan Rayap AG
Umpan Rayap AG (image credit: Dow AgroSciences)
READ
PENGUMPANAN KECOA JERMAN (BAITING)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!