PENGUMPANAN KECOA JERMAN (BAITING)

PENGUMPANAN KECOA JERMAN (BAITING)

PENGUMPANAN KECOA JERMAN (BAITING)

Pengumpanan kecoa jerman (baiting) menjadi salahsatu solusi teknik pengendalian, saat ini dapur komersial dan tempat tinggal apartemen di dalam kota terus mengalami permasalahan (terinfestasi) kecoa jerman. Bahkan, kecoa jeni ini tetap menjadi spesies kecoak yang paling umum di rumah dan fasilitas makanan di Indonesia. Keberadaan kecoa ini beresiko pada masalah ekonomi dan kesehatan masyarakat yang serius.  Kecoa menyebabkan keracunan makanan karena mengandung Salmonella dan E. Coli.

Frass (feses) kecoa Jerman (kotoran seperti lada) dapat menjadi pemandangan enak dilihat, dan spesies ini terlibat dalam keracunan makanan Salmonella dan E. coli di dapur yang terkena, dan keberadaannya di apartemen telah berkorelasi dengan perkembangan alergi dan asma pada anak-anak ; kutikula dan kulitnya terurai menjadi partikel-partikel kecil mudah terbang dihirup.

Sangat penting untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat  dengan berhasil membersihkan fasilitas Anda dari serangan kecoa Jerman. Pengumpanan kecoa jerman (baiting) adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan ini. Memang tidak semudah membalikan telapak tangan.

Pengumpanan (baiting) sangat efektif, namun bukan berarti kita mengabaikan teknik pengendalian lainnya, bagaimana agar pengumpanan (baiting) yang kita lakukan efektif dan efisien? Artikel ini akan menjelaskan bagaimana menggunakan teknik pengumpanan kecoa (cockroach baiting) agar efektif dan efisien.

Sebelum melakukan pengumpanan kecoa jerman (baiting) dengan umpan dan teknik pengendalian lainnya, miliki pemahaman yang jelas tentang musuh yang Anda lawan. Diperlukan tinjauan singkat tentang biologi dan perilakunya.

Keberhasilan reproduksi kecoa jerman. Dibandingkan dengan spesies kecoa lainnya, kecoa Jerman betina memiliki kesuksesan reproduksi yang revolusioner. Rata-rata, ootheca (kapsul telur) baru diproduksi setiap bulan, dan mengandung antara 32 dan 48 embrio. Untuk mengilustrasikan seberapa produktif kecoa jerman, gambarannya berikut ini: Dengan asumsi bahwa setengah dari embrio adalah kecoa betina dalam setiap penetasan, dan bahwa mereka masing-masing akan berhasil mereproduksi 48 embrio pada akhir bulan berikutnya, dan seterusnya, selama setahun, akan ada sekitar 1.500.000.000.000.000 kecoa betina dalam satu tahun hanya dari satu kecoa betina F1 tersebut.

Tentu saja, ini dengan syarat adanya kondisi makanan, suhu, air, dan perlindungan yang ideal serta tidak adanya predator dan pest control.

Makanan kecoa jerman. Kecoa jerman membutuhkan makanan mengandung karbohidrat, protein dan nutrisi. Tetapi kecoa jerman ini lebih suka minyak dan karbohidrat. Kecoa menyukai dapur komersial yang berantakan, terutama di sepanjang jalur kompor dengan penggorengan dan area yang sulit dijangkau untuk dibersihkan. Penumpukan lemak menyediakan semua makanan yang mereka butuhkan. Kehangatan adalah faktor pendukung tambahan.

Penelitian Purdue University telah menunjukkan bahwa air mutlak diperlukan dalam diet kecoa jerman, dan kecoa jerman jantan tidak dapat hidup lebih dari tiga hari tanpa air. (betina dapat bertahan sedikit lebih lama.) Inilah kunci petunjuk bagi kita dimana kita akan dapat menemukannya di dekat sumber air – biasanya di dapur dan kamar mandi.

Frass kecoa Jerman  tidak enak dilihat, tetapi spesies ini terlibat dalam keracunan makanan karena mengandung Salmonella dan E. coli pada dapur yang terkontaminasi.  Kecoa jerman lebih aktif, menghasilkan lebih banyak telur dan tumbuh lebih cepat daripada kecoa jenis lainnya.

Perilaku Kecoa Jerman. Seperti kebanyakan  serangga hama (dan hewan pengerat), kecoa jerman harus memiliki dua sisi tubuh yang disentuh setiap saat; Fenomena perilaku ini disebut thigmotaxis. Mereka akan ditemukan di area-area di mana thigmotaxis ini dapat terjadi – dalam celah, celah-celah, antara kerutan atau alur kotak kardus, di dalam tumpukan kantong belanja kertas, di dalam gasket lemari es atau di antara dinding dan saluran listrik (pipa dan listrik).

Mereka aktif di malam hari, kecuali ada infestasi besar-besaran; maka Anda akan melihat mereka di siang hari, karena semua daerah perlindungan yang baik telah diambil dan tidak ada tempat tersisa untuk bersembunyi.

Kecoa Betina dewasa cenderung memilih untuk tetap tinggal pada sarang (daerah gelap, hangat, terpencil) 75 persen dari kehidupan mereka saat membawa ootheca; dan kecoa betina ini tidak jauh dari celah dan retakan, begitu nimfa instar pertama menetas. Nimfa instar (tahap) pertama tetap dekat dengan induknya karena mereka hanya memakan frass-nya (feses kecoa) – feromon agregasi yang terdapat pada frass memicu perilaku berkerumun dekat dengan induknya. Nimfa yang lebih tua akan memakan jenis makanan yang sama seperti kecoa dewasa dan akan meninggalkan sarangnya untuk mencari makanan dan air. Kecoa jantan imago dapat mencapai jarak yang jauh untuk mencari makanan dan air dan, sebagai respon  terhadap feromon seks betina, untuk kawin.

Mengetahui dasar-dasar perilaku dan biologi ini serta memahami bahwa sebagian besar infestasi terbawa ke area bersama barang atau orang, merupakan kunci informasi bagi kita untuk melakukan inspeksi di area yang paling membutuhkannya (dan kemudian melakukan monitoring serta pengumpanan) pada fasilitas ini.

Inspeksi kecoa jerman tertarget. Area yang harus diinspeksi mencakup dapur, bar, kamar mandi, saluran pembuangan, area penyimpanan (terutama kardus), loker karyawan, mesin pembuat es, tempat sampah, tempat sampah daur ulang, dan bak pel. Di dalam dapur, khususnya, area persembunyian yang paling umum adalah:

  1. Penyimpanan yang ada karton bergelombangnya (lemari minuman, lemari bahan tambahan, dll).
  2. Tempat pencucian beserta kerangka logamnya, splash guard dan saluran pipa ke dinding (Selalu periksa kaki dudukan pipa ini).
  3. Jalur kompor dan dinding di belakangnya.
  4. Cove molding.
  5. Penutup dinding/wallpaper.
  6. Troli makanan/sampah (Selalu periksa bagian roda dari troli ini – terkenal karena dapat membawa kecoa secara tersembunyi).
  7. Mesin pencuci piring dan sepanjang jalur serta kerangka logamnya dan splash guard (pelindung percikan).
  8. Loker karyawan.
  9. Drop ceiling.
  10. Gasket dan motor kulkas.
  11. Mesin kopi beserta motornya.
  12. Mixer untuk memanggang dan motornya.
  13. Microwave dan motornya.

Saat mengelola hama ini, pertimbangkan apa yang berkontribusi terhadap keberadaan infestasi. Jika kita menganggap makanan, air, dan sarang sebagai “segitiga hama”, dengan kita menghilangkan salah satu dari kaki ini, populasi akan menjadi stres, dan segala upaya yang kita lakukan untuk mengendalikannya akan lebih berhasil. Tentu kita ingin segitiga itu runtuh! Bekerjasama dengan pelanggan agar mereka dapat menghilangkan  semua sumber makanan dan air yang dapat bersaing dengan umpan apa pun yang Anda tempatkan, dan tunjukkan sumber permasalahan yang ada yang menjadi faktor pendukung keberadaan hama seperti kardus dan barang-barang pribadi di loker karyawan yang dapat berfungsi sebagai sarang.

Untuk membantu memastikan teknisi Anda menerapkan umpan dengan cara yang paling profesional, hal-hal terkait apa yang harus dilakukan (do) dan tidak lakukan (don’t) ketika  melakukan pengumpanan kecoa jerman (baiting) berikut ini perlu diperhatikan:

Do:

  1. Tempatkan umpan di dekat atau di sarang kecoa. Kecoa adalah serangga yang malas dan akan makan hal pertama yang mereka temukan. Untuk membantu mengarahkan penempatan umpan, lakukan inspeksi visual, informasi dari klien/pelanggan , dan alat monitoring kecoa (misal:gluetrap). Selain itu, inspeksi secara visual dapat membantu menentukan profil “demografis” area dimana kecoa memakan umpan.
  2. Aplikasikan umpan ke celahan dan retakan (to cracks and crevices), tempatkan umpan dengan jumlah yang cukup sesuai dengan rekomendasi dosis pada label. Penempatan umpan dekat celahan dan retakan tidak hanya memperbesar peluang umpan akan dimakan oleh kecoa selain itu akan membuat umpan tidak cepat kehilangan kelembabannya sehingga umpan tetap memiliki daya tarik yang baik (palatable).
  1. Lakukan inspeksi penempatan umpan untuk melihat apakah kecoa memakan umpan yang telah ditempatkan? Jika dimakan maka lakukan penempatan kembali umpan jika tidak, umpan dapat ditempatkan di tempat lain dengan kemungkinan keberadaan kecoa.
  1. Bersihkan sisa-sisa makanan yang ada, wadah makanan pastikan tertutup rapat, hal ini dapat membantu efektifitas pengumpanan dikarenakan membatasi keberadaan makanan alternatif yang menarik bagi kecoa.
  1. Bersihkan umpan lama yang telah mengering, dapat menggunakan spatula, atau alat lainnya. Umpan lama yang tidak attraktif lagi bagi kecoa selain itu akan mengotori fasilitas bersangkutan.
  1. Bawalah handuk atau kain untuk membersihkan tetesan atau ceceran umpan.
  1. Bacalah dan selalu mengikuti petunjuk label. Umpan kecoa yang ada dapat berbeda ketentuan pada labelnya tergantung produknya, tiap produsen akan menentukan julah aplikasi dan seberapa banyak penempatan umpannya per area. Seperti halnya pestisida lainnya, label memiliki ketentuan legalnya.
  1. Lakukan penempatan umpan pada suhu yang sesuai, karena jika panas misalnya, maka dapat menyebabkan umpan cepat kering dan mengeras. Terlalu panas atau dingin suhu penyimpanannya akan berpengaruh pada kualitas umpannya.

Don’t:

  1. Jangan menempatkan hanya beberapa umpan yang besar , menempatkan banyak umpan yang kecil di lokasi yang tepat akan efektif. Tetapi..
  2. Pemberian umpan jangan terlalu kecil atau akan mengering dengan cepat.
  1. jangan menempatkan umpan di area yang dispraying pestisida, atau pada permukaan yang akan dibersihkan atau dilap.
  1. Jangan mengaplikasikan umpan pada permukaan makanan.
  1. Jangan menempatkan umpan di luar area atau jauh dari tempat aktivitas kecoa terdeteksi.
  1. Jangan meletakkan umpan ke permukaan yang panas, dimana dapat menyebabkan umpan meleleh dan menghilang.
  1. Jangan berharap bahwa umpan ini merupakan pilihan satu-satunya dan utama dalam pengendalian kecoa. Penggunaan umpan dapat dikombinasikan dan dilengkapi dengan bahan dan teknik pengendalian lainnya, selama sinergis dan tidak antagonis. Penggunaan Insect Growth Regulator misalnya dapat meningkatkan aktivitas makan oleh imago kecoa jerman, dan umpan granul juga sangat baik untuk kecoa amerika, asia, dan kecoa oriental tergantung kepada lokasinya. Mengetahui jenis kecoa yang menginfestasi dan terbuka terhadap alternatif pengendalian yang beragam berdasarkan jenis kecoa yang terlibat dan situasi yang ada
pengumpanan kecoa jerman (baiting)n
pengumpanan kecoa jerman (baiting) (image credit: www.terminix.com)

Penempatan umpan baru sangat penting. Kecoa jerman betina ada di sarangnya 75 persen dari kehidupan mereka. Jadi, Anda perlu membawa umpan ke celah-celah dan celah-celah. Setetes kecil (seukuran kacang polong) akan berhasil. Jangan menjadi ” joki umpan” – mendempul area dengan umpan gel; ini tidak enak dipandang, tidak perlu dan hanya membuang umpan yang bagus. Umpan akan bekerja di area yang berantakan dan kotor pada kecoak. Umpan dapat ditempatkan di area tinggi dan rendah dan dalam tiga dimensi. Kecoak dapat berada di drop ceiling atau di bawah lantai. Bawah tangga;. Kecoa akan memberi tahu Anda di mana mereka berada. Carilah akumulasi frass dan tempatkan umpan di sana.

Monitoring. Penting untuk menempatkan banyak alat monitoring kecoa dengan benar. Monitoring tidak mahal dan memberikan informasi 24/7. Ada pengalaman seorang teknisi yang cerdas telah menempatkan alat monitoring kecoa di area pdapur dekat pangkal mixer besar. Berhasil terjebak 20 kecoa jerman. Kami membuka mixer dan menemukan infestasi satelit yang memakan adonan fermentasi; kecoa bersembunyi di dalam motor mixer.

Monitoring adalah alat pengambilan keputusan yang mudah yang Anda inginkan. Tetapi alat monitoring di tempat yang akan ditemui kecoa; ingat fenomena thigmotaxis — tempatkan alat monitoring di mana dua permukaan bertemu. Tempatkan mereka di sepanjang saluran utilitas, di persimpangan lantai / dinding dan di sudut, di mana mereka secara alami akan dilalui kecoa mencari makan.

Apa yang sebenarnya bisa disampaikan oleh monitoring kepada Anda? Misalnya, Anda mendapati seorang kecoa betina terperangkap pada alat monitoring glueboard. Katakanlah ootheca menetas segera setelah kecoa tersebut terperangkap, menghasilkan banyak nimfa instar pertama. untungnya, nimfa-nimfa ini juga tertangkap.

 Apa yang akan Anda dapatkan dari hasil monitoring seperti ini ? Ini adalah value dari penempatan alat monitoring yang tepat! Anda juga bisa melihat ke arah mana kecoa itu bepergian dan Anda tahu sarangnya ada di dekatnya; ingat bahwa kecoa betina berada di sarangnya 75 persen dari waktunya, dan tidak meninggalkan sarangnya untuk makan saat membawa ootheca. Alat monitoring dapat memerangkap kecoa,

Kecoa jerman, lebih cenderung menyukai umpan gel daripada umpan granular yang lebih besar dan padat (umpan seperti ini sebaiknya untuk kecoa yang lebih besar.) Selain itu, gel lembab akan menarik mereka serta bahan lembab tersebut mengandung karbohidrat dan protein yang mereka butuhkan. Kecoa kemudian secara tidak sengaja mengkonsumsi bahan aktif racun yang ada di dalamnya kemudian mati.

Tapi, agar umpannya bisa bekerja, harus ada sedikit kompetisi makanan, yang sayangnya menyediakan dapur yang tidak bersih. Anda mungkin atau mungkin tidak mendapatkan kerja sama dengan klien dalam membersihkan dapur. Pendidikan tentang membersihkan dan menghilangkan kekacauan adalah penting. Tapi, terlepas dari upaya yang dilakukan, gunakan umpan. Umpan efektif, tetapi mereka mungkin membutuhkan ketekunan, kesabaran, penerapan kembali, dan pengingat berulang kali kepada staf dapur untuk melakukan apa yang mereka bisa.

Memang membantu menggunakan pisau dempul plastik untuk mengikis penempatan umpan lama yang sudah kering dan tidak lagi cocok untuk hama ini. Ini terjadi terutama di sepanjang garis kompor panas tinggi.

Pencegahan bahaya. ingatlah bahwa gel memiliki kelembapan; jadi berhati-hatilah saat menyuntikkan di belakang pelat listrik; air atau logam dan listrik tidak bercampur.

Jika Anda telah menggunakan umpan dan mengalami kesulitan mengendalikan kecoa jerman, pertimbangkan penyebabnya. Sebelum berpikir perlawanan adalah alasannya, tanyakan pada diri sendiri, “Apakah ada terlalu banyak kompetisi umpan? Apakah umpan sudah ditempatkan dengan benar? Apakah itu pengiriman umpan yang buruk? Apakah saya sudah mencemari umpannya? ”

Ya, Anda bisa mencemari umpannya.

Memancing Setelah monitor Anda menemukan area serangan, konsentrasikan umpan Anda dan upaya manajemen lainnya. Kecoak Jerman kecil, sehingga mereka cenderung lebih ke umpan gel, dan kurang untuk umpan granular yang lebih besar padat (dicadangkan untuk kecoak yang lebih besar.) Selain itu, gel lembab dan menarik mereka, dan bahan lembam mengandung karbohidrat dan protein yang mereka butuhkan. Mereka kemudian secara tidak sengaja mengkonsumsi bahan aktif dalam memakan umpan dan mati.

Tapi, agar umpannya bisa bekerja, harus ada sedikit kompetisi makanan, yang sayangnya menyediakan dapur yang tidak bersih. Anda mungkin atau mungkin tidak mendapatkan kerja sama dengan klien dalam membersihkan dapur. Pendidikan tentang membersihkan dan menghilangkan kekacauan adalah penting. Tapi, terlepas dari upaya yang dilakukan, gunakan umpan. Umpan efektif, tetapi mereka mungkin membutuhkan ketekunan, kesabaran, penerapan kembali, dan pengingat berulang kali kepada staf dapur untuk melakukan apa yang mereka bisa.

Memang membantu menggunakan pisau dempul plastik untuk mengikis penempatan umpan lama yang sudah kering dan tidak lagi cocok untuk hama ini. Ini terjadi terutama di sepanjang garis kompor panas tinggi.

Penempatan umpan baru sangat penting. Kecoak wanita Jerman ada di pelabuhan 75 persen dari kehidupan mereka. Jadi, Anda perlu membawa umpan ke celah-celah dan celah-celah. Setetes kecil (seukuran kacang polong) akan berhasil. Jangan menjadi “umpan joki” – mendempul area dengan umpan gel; ini tidak sedap dipandang, tidak perlu dan hanya membuang umpan yang bagus. Umpan akan bekerja di area yang berantakan dan kotor pada kecoak. Umpan tinggi dan rendah dan dalam tiga dimensi. Kecoak bisa di drop ceiling atau di bawah lantai yang terangkat. Bawa tangga; pop membuka ubin atau membuka titik akses untuk memeriksa, memantau dan umpan. Kecoak akan memberi tahu Anda di mana mereka berada. Carilah akumulasi frass dan tempatkan umpan di sana. Turun dan kotor.

Safety dan Pencegahan Bahaya. Ingat bahwa gel memiliki kelembapan; jadi berhati-hatilah saat menyuntikan di belakang pelat listrik; air atau logam dan listrik sehingga tidak terkena.

Kenapa umpan kecoa saya tidak efektif?

Jika Anda telah menggunakan umpan dan mengalami kesulitan mengendalikan kecoa, seolah-olah tidak efektif? pertimbangkan penyebabnya. Sebelum berpikir bahwa itu tidak efektif adalah alasannya, tanyakan pada diri sendiri, “Apakah ada terlalu banyak kompetisi umpan? Apakah umpan sudah ditempatkan dengan benar? Apakah itu pengiriman umpan yang buruk? Apakah saya sudah mencemari umpannya? ”

Ya, Anda bisa saja mencemari umpannya. Nikotin adalah insektisida alami dan dapat mengusir serangga; jika Anda seorang perokok, Anda mungkin menyebabkan masalah, terutama jika Anda tidak mengenakan sarung tangan saat memancing atau mencuci tangan setelah merokok. Tentu saja, bau kendaraan dari bahan lain – cologne, sabun, lotion, makanan, dll., Semua dapat diserap oleh umpan dan mengusir kecoak juga. Dan, berhati-hatilah untuk tidak mencemari umpan dengan menyemprotkannya dengan bahan piretroid penolak.

Mungkin itu adalah resistensi. Telah ada beberapa resistensi umpan berbasis fipronil yang didokumentasikan sejak 2007. Saat ini tidak ada masalah resistensi yang didokumentasikan dengan umpan berbasis hidramethylnon. Namun seiring waktu, semua insektisida, bila digunakan berulang kali, pada akhirnya akan mendorong populasi kecoa secara genetik menuju resistensi.

Seberapa cepat resistensi insektisida “berkembang”? Scharf et al. [(1998) Biokimia Pestisida. Physiol. 59: 67-79] menunjukkan perkembangan resistensi dalam satu generasi kecoa jerman. Ini bukan penelitian dengan umpan, tetapi menggambarkan seberapa cepat resistensi dapat terjadi.

Manajemen resistensi berbasis rotasi menjadi penting untuk membuat gudang senjata tersedia untuk menyerang kecoa. Gunakan insektisida secara berurutan, atau berdasarkan generasi atau musiman.

Dokumentasi pekerjaan pengumpanan kecoa jerman (baiting). Pegang personil manajemen fasilitas yang bertanggung jawab atas serangan kecoa di fasilitas terkait, terutama jika Anda tidak mendapatkan kerja sama atau populasi kecoa tampaknya terus menjadi masalah. Tulis laporan service untuk memberi tahu mereka di mana area yang perlu di improve (ditingkatkan). Rekam kekurangan berupa faktor pendukung keberadaan hamanya dan ambil foto yang jelas. Dapatkan salinan laporan kepada pembuat keputusan di fasilitas bersangkutan. Kemudian lihat laporan ini tentang kunjungan tindak lanjut di masa depan. Berikan informasi tentang hubungan penyakit yang terbawa melalui makanan dengan kecoa sebagai vektornya serta dampak negatifnya terhadap kesehatan dan bisnis. Ingatkan fasilitas bahwa ini adalah upaya tim!

Tindak lanjut dari pengumpanan kecoa jerman (baiting). Kemungkinan Anda harus menggunakan kembali bahan-bahan, terutama di area yang  dicuci dan disanitasi. Residu akan hilang jika pembersihan atau pencucian.

Sinar matahari juga memecah residu dari waktu ke waktu. Umpan mengering. Jangan puas dengan pendekatan Anda – yang terutama mudah dilakukan dengan umpan. Tapi, ingat bahwa kecoak Jerman dapat dikirim ke akun dengan pengiriman barang berikutnya atau karyawan berikutnya yang berjalan melewati pintu. Jaga agar area ganti karyawan mendapat umpan yang baik. Jadwalkan hari loker karyawan triwulanan untuk membersihkan dan memberi umpan ke semua area. Tetap menerima area dengan umpan yang baik juga, dan minta fasilitas untuk menurunkan barang dan singkirkan semua kardus sebelum menyimpan barang naik dan turun dari lantai. Dengan ketekunan dan kesabaran seperti itu, bahkan serangan kecoa Jerman yang paling sulit pun bisa dihilangkan.

READ
TIPS PENGENDALIAN LEBAH YANG AMAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!