PENGENDALIAN BEDBUGS (KUTU KASUR)

Pengendalian bedbugs yang efektif, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh, mulai dari bioekologi bedbugs itu sendiri, darimana ektoparasit ini muncul dan apa jenis pengendalian yang efektif diterapkan

Kenapa Muncul Kembali?

  • Tidak ada Indoor Residual Spray seperti pada malaria control.
  • Borderless world, dunia yang seolah tanpa sekat, membuat para traveler mudah untuk bepergian kemana-mana
  • LCC (Low cost-carrier) maskapai penerbangan bertarif rendah, membuat arus traveler menjadi massif.
  • Budget (star) hotel & apartment.
  • Bisnis pariwisata (Tourism business)
  • Bisnis laundry (kiloan), ingat, Bedbugs dapat berpindah melalui pakaian!
  • Bisnis barang bekas (bedbugs dapat terbawa oleh barang/furniture bekas
  • Sulit dikendalikan ?

 

Kenapa Bedbugs sulit dikendalikan ?

  1. Biologi dan Perilaku tidak biasa.
  • Kecil, pipih.
  • Traumatic insemination. – fresh fed.
  • Pheromone alarms – aggregation dan mating.
  • Aktif malam hari saat manusia tidur & gelap.
  • Tinggal dimana saja : tirai, celah sempit, wall paper dsb.
  • Telur : 200 – 500/betina.
  • Hidup : 6-24 bulan.
  • Bertahan hidup hingga 1 tahun tanpa makan.
  1. PCO (Pest Control Operator) kurang pengetahuan.
  • Tak “terlihat ”
  • “Kasur sentris” – bedbug myth !
  1. Insektisida – resistensi, legalitas/tdk terdaftar .

     Fakta

  • Bedbugs yang ditemukan di Indonesia adalah dari jenis : Cimex hemipterus (tropical bedbugs) bukan common bed bug : Cimex lectularius
  • Berukuran kecil – 5-7 mm.
  • Bersembunyi – sulit ditemukan – elusive.
  • Prolific – berkembang cepat.
  • Bergerombol – gregarious.
  • Mudah beradaptasi  –  moda  transportasi, hotel/apartment,  RS,  bioskop,  rumah  tinggal,  furniture, carpet, tirai, celah dan retakan, koper , pakaian dsb.
  • Bau khas – musty-sweetish.
  • Aktif malam hari – nocturnal.
  • Di Amerika – negara ikut campur dalam pengendalian kutu busuk (2009-2010)

Bagaimana Bedbugs menginfestasi suatu area atau bangunan ?

  • Aktif – migrasi.
  • Pasif – hitchhiker misal: laundry , “barang bekas” (garage sale), moda transportasi , bioskop, café

Tanda-Tanda Infestasi

  • Adanya (terlihat) kutu busuk baik Bedbugs imago (dewasa) maupun nimfanya (pradewasa)
  • Adanya telur dan “ cangkang ” bekas (exuviae)
  • Adanya defecation and spot – kotoran dan bercak darah.
  • Adanya gigitan .
  • Bergerombol 3-5 gigitan, formasi zig-zag.
  • Gatal dan ruam merah (ruam tidak harus ada).
Pengendalian Bedbugs Terpadu

5 langkah IPM (Integrated Pest Management)

  1. Inspeksi (tujuan inspeksi adalah untuk mengetahui keberadaan hama, lokasi serta tingkat infestasinya)
  2. Identifikasi (faktor pendukung keberadaan Bedbugs)
  3. Pemilihan metode, dalam pengendalian bedbugs, secara garis besar metode dibagi menjadi dua bagian yaitu:metode nonkimia dan metode kimia
  4. Implemetasi metode pengendalian
  5. Monitoring

 

READ
Kutu anjing dan Kutu kucing (Flea)

pencarian terkait pest management:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!