KECOA AMERIKA

KECOA AMERIKA

kecoa amerika
                                    kecoa amerika (courtesy ufl.edu)

Habitat kecoa amerika (Periplaneta americana)

Kecoa amerika termasuk ke dalam ordo blattodea (berasal dari kata blatta yang berarti menghindari cahaya), kecoa amerika merupakan kecoa yang umum ditemui, ciri khas nya adalah kecoa ini biasanya ditemukan di area yang sanitasinya kurang baik (baca:kotor) namun jangan anggap remeh permasalahan ini, karena sesuatu hal kecoa ini dapat berpindah (terinfestasi) atau terbawa ke area lain yang tidak kita harapkan, terutama jika masuk ke dalam bahan makanan atau makanan siap saji.

Kecoa amerika merupakan kecoa yang paling umum ditemukan di Indonesia, banyak dijumpai di restoran, rumah sakit, supermarket atau gedung-gedung tempat bahan makanan disimpan, diolah atau didistribusikan (dijual), tetapi juga bisa memasuki hunian manusia melalui sistem pembuangan rumah tangga melalui pipa.  Di dalam hunian manusia kecoa ini lebih menyukai tinggal di bagian dasar rumah yang lembab dan gelap,  memakan bahan makanan yang terbungkus kardus dan menyerap minuman yang berasal dari saluran pembuangan.  Ketika infestasinya meningkat, ukuran populasinya bertambah, individu-individu kecoa akan berkeliaran di dapur, kamar mandi dan ruang-ruang lainnya.

Biologi dan morfologi kecoa amerika (Periplaneta americana)

Kecoa amerika berukuran panjang 35-40 mm, lebar 13-15 mm, perutnya merah kecoklatan, pronotumnya (bagian dada atas) kuning kemerahan dengan sepasang bercak coklat di bagian tengah.  Di belakang perutnya terapat sepasang serkus yang relatif panjang, tipis dan runcing seperti cemeti.  Sayapnya baik jantan maupun betina berkembang dengan baik dan dapat terbang.  Sayap kecoa jantan sedikit melebihi ujung abdomen (perut), sedang yang betina tidak.

Siklus hidup kecoa amerika (Periplaneta americana)

Kecoa dewasa dapat hidup lebih dari 15 bulan.  Seekor kecoa betina dan keturunannya dapat menghasilkan lebih dari 800 ekor kecoa dalam setahun.

Ooteka kecoa ini berwarna coklat gelap dan panjangnya kira-kira 1/3 inci (8-10 mm).  Kecoa betina meletakkan telurnya pada tempat-tempat terlindung di dekat lantai, di pojok dinding, atau di celah dan retakan yang dekat dengan sumber makanan.  Betina biasanya menyembunyikan kantung telur ini dengan reruntuhan atau debu yang ditempelkan pada permukaannya. Kantong telur ini dihasilkan sejumlah 15-90 ooteka.  Setiap ooteka berisi sekitar 15 butir telur.

Nimfa muda berwarna coklat keabu-abuan dan setiap menyilih menjadi instar berikutnya, warnanya akan berubah menjadi coklat kegelapan.  Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan stadium nimfa bervariasi dari 5-15 bulan.

 

READ
Pengendalian kecoa di restoran

 

pencarian terkait pest management:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!