Dampak Tikus Terhadap Kesehatan Masyarakat

Dampak Tikus Terhadap Kesehatan Masyarakat

Dampak Tikus terhadap Kesehatan Masyarakat

Dampak tikus terhadap kesehatan masyarakat, baik secara langsung ataupun tidak langsung,  Tikus dan mencit sangat berbahaya terhadap kesehatan masyarakat (memiliki arti penting secara kesehatan) karena tikus dan mencit dapat menjadi vektor bagi berbagai macam penyakit, baik pada manusia dan hewan peliharaan, dan juga kemungkinan penyebaran melalui gigitan tikus.  Sering kita temukan hewan peliharaan (burung atu doggi) sakit karena makanannya terkontaminasi urine tikus.

Tikus dan mencit memainkan peranan penting dalam menyebabkan terjadinya wabah penyakit, baik secara langsung maupun tidak langsung :

Langsung

Melalui gigitan atau melalui kontaminasi pada makanan dan air oleh kotoran dan urin tikus.

Tidak langsung

Tikus dan mencit juga merupakan sumber penyakit yang dapat menyebar ke manusia dan hewan melalui vektor ektoparasit seperti kutu (misal oriental rat flea), caplak, dan tungau.

Sejarah Dampak Tikus Terhadap Kesehatan Masyarakat

Plague adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, yang disebarkan oleh kutu tikus (Xenopsylla cheopi).  Plague telah menyebabkan kematian 25.000.000 orang di Eropa pada abad ke-14

Beberapa Dampak Tikus Terhadap Kesehatan Masyarakat

dampak tikus terhadap kesehatan
                                dampak tikus terhadap kesehatan masyarakat (image credit:pekalongankota.go.id)

Demam karena Gigitan Tikus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat dibagian mulut dan hidung tikus, dimana penyakit ini ditularkan pada manusia melalui gigitan atau cakarannya. Gejala penyakit dari demam karena gigitan tikus ini sering kali dianggap sebagai penyakit flu, dan juga termasuk demam kambuhan yang bisa terjadi/muncul selama beberapa bulan.

Trichinellosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing gelang dari genus Trichinella. Tikus memiliki peranan penting dalam keberlangsungan hidup parasit ini, khususnya dibagian otot tikus itu sendiri. Hewan pemakan daging akan terinfeksi jika memakan tikus yang mengandung parasit ini. Dan manusia yang memakan daging dari hewan carnivora yang telah memakan tikus terinfeksi tadi yang proses pemasakannya tidak sempurna akan juga terinfeksi oleh parasit ini.

Tikus dan mencit menyebarkan beberapa penyakit melalui cairan tubuhnya.

Leptospirosis

Leptospirosis (juga disebut sebagai penyakit Weil’s) merupakan penyakit yang berbahaya, dimana akan merusak hati dan ginjal. Penyakit ini sering kali terjadi dikarenakan kontaknya manusia dengan air yang telah terkontaminasi urin tikus yang mengandung kuman penyakit bakteri Leptospira  atau mengkonsumsinya secara langsung.  Gejala penyakit ini banyak, termasuk: demam tinggi, ruam (bintil merah) pada kulit, sakit kepala yang sangat,sakit pada abdominal, dan kulit mengelupas.

Lymphocytic Choriomeningitis (LCM)

LCM adalah virus yang menyebar pada manusia melalui makanan atau air yang terkontaminasi urin, kotoran, atau ingus dari  tikus yang terinfeksi virus ini. Efek dari infeksi virus LCM ini bervariasi mulai dari yang ringan (tidak enak badan) hingga peradangan pada otak dan tulang belakang.

Hantavirus

Hantavirus merupakan virus yang menyebar pada manusia melalui debu atau partikel yang terdapat pada udara yang dihirup oleh manusia, dimana partikel tersebut berasal dari kotoran, urin, atau bangkai tikus yang telah hancur dan terinfeksi virus ini. Hantavirus menyerang paru-paru atau ginjal dengan tingkat kematian yang tinggi. Selanjutnya, hal penting yang harus dilakukan adalah bagaimana persiapan untuk mencegah kemungkinan Hantavirus menyebar.

Penyakit Yang Ditularkan Melalui Kutu Tikus

Murine Typhus

Penyakit seperti Pes dan Tipes disebarkan pada manusia melalui infeksi yang dilakukan oleh kutu tikus. Penyakit Pes menyerang secara agresif sistem peredaran darah dan pernafasan.  Gejala awal dari penyakit Tipes umumnya berupa gejala flu yang terjadi selama beberapa minggu. Kedua wabah penyakit ini masih ditemukan di seluruh dunia sampai dengan detik ini.

Plague

Plague adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, yang disebarkan oleh kutu tikus (Xenopsylla cheopi).  Perhatian utama kesehatan adalah ketika infeksi plague terjadi pada paru-paru yang dinamakan pneumonic plague, sangat menular dan menyebar dari orang 

READ
PERAN PENGENDALIAN HAMA (PEST CONTROL)  DALAM FOOD SAFETY
error: Content is protected !!