Cecurut (Sunchus murinus) House Shrew

Cecurut (Sunchus murinus) House Shrew

CECURUT

cecurut
cecurut

 

 

Cecurut atau dengan nama ilmiah Suncus murinus House Shrew termasuk ke dalam Ordo Insectivora

Morfologi Cecurut

  • Ukuran lebih besar dibandingkan dengan cecurut lain.
  • Hidung/moncong lancip
  • Mata dan telinga kecil tertutup rambut di bagian kepala
  • Warna kelabu pucat kehitaman
  • Tekstur rambut halus
  • Ekor tebal di bagian pangkal dan tipis di bagian ujung
  • Kepala & Badan 100-150 mm
  • Ekor     70-96 mm (54-76%)
  • Hind Foot      18-24 mm
  • Berat          39-78 g

Bioekologi 

  • Habitat cecurut adalah terutama di dalam rumah dan di sekitar perumahan, juga di jalan jalan, taman, dan saluran pembuangan air di perumahan
  • Aktif malam hari ( noct urnal), kadangkala di siang hari
  • Tidak pandai memanjat (terestrial)
  • Berjalan dengan menempel pada dinding rumah
  • Memiliki mekanisme echolocation
  • Sarang di dalam tanah, di gudang, rerumputan dan semak belukar
  • Cecurut belum dilaporkan menularkan penyakit pada manusia (zoonosis)

Reproduksi 

  • Masa bunting 3 minggu (21-22 hari)
  • Jumlah anak 1-5 ekor/kelahiran (rata-rata 3 ekor)
  • Literatur lain 4-6 ekor
  • Melahirkan 3-4 kali setahun
  • Masa menyusui selama 12 hari
  • Dewasa seksual 36 hari (4-6 minggu)
  • Lama hidup 1,5-2,5 tahun
Ciri anak yang baru dilahirkan :
  • Gundul (tidak
  • Mata menutup (spt tikus)
  • Bobot 3,1 g (kelahiran)
  • Bobot 18 g (usia 10 hari)
Perilaku 
  • Menyimpan mangsanya dalam bentuk zombie (mayat hidup), mangsa diinjeksi dengan toksin yang berada di air liur (saliva) yang membuatnya lumpuh tetapi tidak mati
  • Hewan yang sangat aktif bergerak, agresif, galak, dan tidak dapat dijinakkan/domestikasi
  • Mampu mengalahkan ular atau lawan yang 4x lebih besar dari tubuhnya (tikus)
  • Tidak berhibernasi (tidur panjang saat winter)
  • Membuat sarang dari dedaunan, di dalam tanah, di tempat tersembunyi di dalam rumah.
  • Pakan utama adalah hewan invertebrata terutama serangga (kecoa) dan moluska (keong)
  • Harus makan terus, setiap 1-2 jam sekali untuk tetap menjaganya hidup ( survive.
  • Mampu makan sejumlah bahan sebanyak kira-kira sama dengan bobot tubuhnya (100%), tikus hanya 10%
  • Di dalam rumah, cecurut berperan dalam menekan populasi kecoa dan serangga lain serta mencit yang juga menjadi hama rumah tangga tetapi kehadiran cecurut di dalam rumah menimbulkan masalah dalam hal bau dan kontaminasi urine dan feses.
  • Di kurungan hewan ini dapat hidup pada pakan yang kaya akan protein, pakan anjing, daging mentah, udang segar, hati sapi, belalang, juga mau makan kacang kacangan, ubi jalar, sayur sayuran, dan buah buahan.
  • Membutuhkan banyak air dalam kehidupannya.
  • Mudah diperangkap dengan umpan pisang atau ikan kering, dan merupakan hewan komensal commensal rodents ) selain tikus riul, tikus rumah, dan mencit rumah.
  • Urine dan feses hewan ini sering menimbulkan kontaminan di gudang dan penyimpanan makanan

Pengelolaan Cecurut

Pemerangkapan (live trap atau snap trap = perangkap hidup/mati) dengan umpan yang disukai (protein

Penggunaan perangkap berperekat sticky trap

Pemburuan (mekanis) terhadap individu cecurut

Pemasangan penghalang

barrier ) mekanis

Pengumpanan beracun, dengan umpan dari bahan yang kaya protein dengan menggunakan racun akut dan kronis

READ
VIRUS ZIKA DAN PENGENDALIAN Aedes sp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!

PMT Newsletter

Berlangganan informasi maknyus dari kami!

Powered by Kirim.Email