Biologi Cryptolestes ferrugineus

Biologi Cryptolestes ferrugineus

Ciri-ciri Kumbang Cryptolestes ferrugineus Kumbang Cryptolestes ferrugineus (Stephens) / rusty grain beetle, (Stephens) (Coleoptera: Laemophloeidae) panjang tubuhnya sekitar 3 mm, berbentuk pipih dorsoventral, berwarna coklat kemerahan. Siklus hidup kumbang Cryptolestes ferrugineus (Stephens) rusty grain beetle (kumbang biji-bijian yang berkarat), mulai dari menetaskan telur hingga dewasa, dapat memakan waktu paling sedikit 19 hari dalam kondisi ideal …

Lanjutkan membaca...

Nyamuk Anopheles dan Malaria

Nyamuk Anopheles dan Malaria

Nyamuk Anopheles sp dan Malaria Nyamuk Anopheles sp dan Malaria sangat erat kaitannya, Anopheles sp adalah nyamuk vektor penyakit malaria. Di dunia kurang lebih terdapat 460 spesies yang sudah dikenali, 100 diantaranya mepunyai kemampuan menularkan malaria dan 30-40 merupakan host dari parasite Plasmodium yang merupakan penyebab malaria di daerah endemis penyakit malaria. Di Indonesia sendiri, …

Lanjutkan membaca...

Tikus

Tikus

I. Bioekologi Tikus Tikus (miki) tergolong ke dalam vertebrata hama dan masuk ke dalam ordo rodentia, vertebrata hama adalah hama yang memiliki tulang belakang, ciri khas vertebarta adalah memiliki perkembangan otak yang bagus sehingga hewan ini cerdik dibandingkan dengan hewan-hewan lainnya, dan kata rodent memiliki arti “mengerat atau to gnaw” Ada tiga spesies  yang umum …

Lanjutkan membaca...

Cecurut (Sunchus murinus) House Shrew

Cecurut (Sunchus murinus) House Shrew

CECURUT     Cecurut atau dengan nama ilmiah Suncus murinus House Shrew termasuk ke dalam Ordo Insectivora Morfologi Cecurut Ukuran lebih besar dibandingkan dengan cecurut lain. Hidung/moncong lancip Mata dan telinga kecil tertutup rambut di bagian kepala Warna kelabu pucat kehitaman Tekstur rambut halus Ekor tebal di bagian pangkal dan tipis di bagian ujung Kepala & …

Lanjutkan membaca...

Nyamuk Vektor Japanese Encephalitis

Nyamuk Vektor Japanese Encephalitis

Nyamuk Vektor Japanese Encephalitis adalah nyamuk Culex Tritaeniorhynchus  yang terinfeksi Penyakit Japanese Encephalitis (JE) adalah penyakit radang otak disebabkan oleh virus Japanese Encephalitis termasuk Family Flavivirus dan merupakan masalah kesehatan masyarakat di Asia termasuk di Indonesia. Jumlah kasus JE di Indonesia Tahun 2016 yang dilaporkan sebanyak 326 kasus. Kasus terbanyak dilaporkan terdapat di Provinsi Bali …

Lanjutkan membaca...

error: Content is protected !!